Rabu, 27 April 2016

E-BUSINNESS & E-COMMERCE

Pengertian E-business
E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :
1. Business to Business (perdagangan antar pelaku usaha bisnis)
2. Business to Consumer (perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
3. Consumer to Consumer (perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
4. Consumer to Business (perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
5. Intrabusiness e-business (perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang, jasa, dan informasi.
Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.
Tahapan E-business
Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business, diantaranya sebagai berikut:
1.      Mendayagunakan komputer
2.      Mendayagunakan jaringan dan internet (seperti email, chat messanger, IRC, dll,.)
3.      Membangun dan mendayagunakan web
4.      E – commerce
Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat pembahasan tentang hal tersebut menjadi tidak sistematis. Hal ini dikarenakan kebingungan dalam menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep perdagangan dengan sarana elektronik.
Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce berorientasi pada bagaimana memperoleh keuntungan, sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang dan sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain dari perbedaan yang dimiliki oleh keduanya, ternyata keduanya juga memiliki persamaan tujuan yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya.
Referensi :

Pengertian E-business
E-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang secara online melalui www.tokopedia.com. Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara elektronik.
E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus, atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh tujuannya.
Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu :
1. Business to Business (perdagangan antar pelaku usaha bisnis)
2. Business to Consumer (perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
3. Consumer to Consumer (perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
4. Consumer to Business (perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
5. Intrabusiness e-business (perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang, jasa, dan informasi.
Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para pebisnis.
Tahapan E-business
Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business, diantaranya sebagai berikut:
1.      Mendayagunakan komputer
2.      Mendayagunakan jaringan dan internet (seperti email, chat messanger, IRC, dll,.)
3.      Membangun dan mendayagunakan web
4.      E – commerce
Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami terlebih dahulu akan membuat pembahasan tentang hal tersebut menjadi tidak sistematis. Hal ini dikarenakan kebingungan dalam menentukan istilah yang paling cocok untuk mewakili konsep perdagangan dengan sarana elektronik.
Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce berorientasi pada bagaimana memperoleh keuntungan, sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang dan sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain dari perbedaan yang dimiliki oleh keduanya, ternyata keduanya juga memiliki persamaan tujuan yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya.

kelebihan dan kekurangan e-Commerce dan e-business

E-Commerce
Dengan adanya E-commerce ini perusahaan memperoleh manfaat salah satunya adalah peningkatan dalam rantai pasokan. Sebelum adanya E-commerce, supply chain dilakukan secara sederhana atau tradisional, dan terakhir Retailer , yaitu dari Supplier adalah Konsumen. Namun dengan adanya E-commerce rantai tersebut dapat dihilangkan oleh E-commerce, dengna begitu, penyampaian barang pada konsumen bisa lebih cepat. Manfaat dari e commerce bagi supply chain antara lain:
  • Dapat meningkatkan hubungan atau relasinya dengan konsumen secara langsung,
  • Mengurangi biaya dalam pengiriman atau penyaluran barang dari produsen konsumen.
  • Mengurangi waktu menunggu (idle time) karena baik barang baku maupun barang jadi memiliki waktu lebih cepat.
  • Mengurangi biaya-biaya lain, seperti biaya komunikasi.
Dalam e- supply-chain menegement ada 3 prinsip dasar yang harus diperhatikan yaitu:
  • Memperlakukan informasi sama persis dengan menejemen inventory, 
  • Perhatian terhadap aspek online dan real time, 
  • Menjaga kepercayaan dan sikap profesionalisme untuk tetap menjaga hubungan dengan para mitra bisnis.
Sedangkan kekurangan e-Commerce adalah:
  • Menggunakan internet yang tidak mungkin di akses di seluruh kota khusunya daerah pedalaman.
  • Penjelasan mengenai item hanya sedikit hanya meliputi dasar-dasar item tersebut.
  • Tampilan webnya sangat monoton.
  • Barang yang di jual tidak di tampilkan seluruhnya.
  • Jika item yang di jual kurang bagus dengan spesifikasi maka pihak pembeli masih binggung komplain.

E-Business
Kelebihan E-business
  • Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
  • Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
  • Menurunkan biaya operasional (operating cost).
  • Melebarkan jangkauan (global reach).
  • Meningkatkan customer loyality.
  • Memperpendek waktu produksi.
  • Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)
Kekurangan  E-Businnes
  • Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
  • Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam atau jaringan yang tidak berfungsi. 
  • Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
  • Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan pembobolan sebuah sistem perbankan oleh hacker, kemudian memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri. 
  • Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, dan kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik..








MEMUAT POWER POINT SEDERHANA

Bagian 1 dari 3: Membuat Presentasi

  1. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 1
    1
    Pilihlah antara presentasi kosong atau templat (alias template). Saat Anda membuat berkas PowerPoint baru, Anda dapat membuat presentasi kosong atau menggunakan templat. Presentasi kosong memungkinkan Anda menerapkan gaya presentasi Anda sendiri, tapi membuatnya bisa memakan waktu lama. Templat memberikan gaya yang seragam pada presentasi Anda, namun mungkin tidak sesuai kebutuhan Anda.
    • Anda bisa mengubah aspek apa pun dalam sebuah templat, jadi Anda bisa memilih yang paling cocok dengan visi Anda dan aturlah sesuka Anda.
    • Anda bisa menerapkan tema pada proyek Anda setelah Anda menambahkan konten. Klik tab Design dan pilihlah sebuah tema. Tema tersebut akan segera diterapkan pada proyek Anda. Anda bisa membatalkannya dengan menekan Ctrl+Z, atau kembali ke tema kosong jika Anda tidak menyukainya.
    • Anda bisa mengakses templat dari tab File. Klik New, lalu jelajahi templat yang tersedia. Anda juga bisa mengunduh templat baru dari berbagai sumber daring.
    Iklan
  2. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 2
    2
    Buatlah salindia (alias slide) untuk judul. Judul adalah hal pertama yang akan dilihat oleh penonton. Judul harus mudah dibaca dan memberi bayangan akan topik presentasi. Kebanyakan presenter juga memasukkan nama kelompok pada salindia judul mereka.br>
  3. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 3
    3
    Tambahkan salindia baru untuk isi presentasi. Tekan Ctrl+M untuk memasukkan salindia baru. Sebuah salindia kosong akan ditambahkan di bawah salindia yang sedang Anda kerjakan. Salindia tersebut akan berisi kotak judul dan kotak teks. Anda bisa menggunakannya, atau memasukkan objek sendiri menggunakan tab Insert.
    • Saat menambahkan kotak teks, Anda bisa mengeklik dan menarik untuk mengubah ukurannya sesuka Anda. Anda kemudian bisa menyesuaikannya belakangan dengan menarik salah satu sudut dengan kursor Anda dan mengeklik serta menarik lagi.
    • Anda bisa mengeklik pada kotak teks manapun dan mulai mengetik untuk mulai memasukkan teks pada presentasi Anda. Anda dapat memformat teks layaknya pada Word, dengan opsi format yang tersedia di tab Home.
  4. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 4
    4
    Jelajahi presentasi Anda. Anda dapat menggunakan bingkai di bagian kiri jendela untuk menggeser salindia dengan cepat. Mengeklik salindia manapun akan membuka salindia tersebut, jadi Anda bisa menyuntingnya. Anda dapat mengeklik tab Outline untuk melihat pohon outline dari presentasi Anda. Setiap salindia akan diberi label sesuai judul salindia.
  5. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 5
    5
    Tampilkan pratinjau presentasi Anda. Anda bisa melihat alur dasar dari presentasi Anda di sini dengan menekan F5 untuk memulai tampilan salindia. Klik tetikus Anda untuk maju ke salindia selanjutnya. Gunakan pratinjau salindia untuk menghitung berapa lama waktu presentasi dan seberapa baik informasi mengalir dari satu salindia ke salindia lainnya.
    Iklan

Bagian 2 dari 3: Mendandani Presentasi

  1. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 6
    1
    Tambahkan transisi antar salindia. Setelah Anda memiliki beberapa konten di salindia Anda, Anda bisa mulai menambahkan efek untuk membuatnya sedikit lebih menarik di mata penonton. Pilihlah sebuah salindia dan klik tab Transitions. Anda akan melihat daftar transisi yang paling umum. Anda juga dapat mengeklik panah di ujung daftar untuk membuka daftar transisi yang tersedia.
    • Saat Anda memilih transisi, hal tersebut mempengaruhi bagaimana salindia tersebut ditampilkan. Contohnya, menambahkan transisi ke salindia ke-2 akan mengubah bagaimana salindia ke-1 berpindah ke salindia ke-2. Anda bisa melihat pratinjau di jendela penyuntingan salindia saat Anda memilih setiap transisi.
    • Hindari memasukkan terlalu banyak transisi. Hal ini bisa mengganggu fokus pembaca pada hal terpenting, yakni konten Anda.
  2. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 7
    2
    Tambahkan latar belakang. Latar belakang putih tentunya membosankan. Jika presentasi Anda berbentuk teks biasa dengan latar belakang putih polos, penonton akan tertidur sebelum Anda masuk salindia ketiga. Gunakan latar belakang lembut untuk menambah daya tarik visual pada proyek Anda.
    • Klik kanan pada bagian kosong di salindia Anda dan pilih Format Background, atau klik tab Design dan klik ikon panah setelah Background di ujung kanan.
    • Pilih jenis latar. Anda bisa memilih warna solid, isian gradien, latar belakang gambar, atau isian pola. Memilih pilihan apa pun akan menampilkan berbagai opsi pilihan, seperti warna, lokasi gambar, pengaturan gradien, dan lain sebagainya. Cobalah berbagai pengaturan hingga Anda menemukan pengaturan yang sesuai.
    • Pada umumnya, latar belakang hanya akan diterapkan pada salindia yang aktif. Klik tombol Apply to All untuk menerapkan pilihan latar belakang ke seluruh salindia.
    • Pastikan teks Anda masih mudah dibaca dengan latar belakang pilihan Anda.
  3. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 8
    3
    Tambahkan gambar. Menambah gambar, diagram, dan panduan visual lain akan membantu penonton menangkap ide presentasi Anda. Gambar memecah teks yag monoton dan membuat penonton tetap fokus.
    • Klik tab Insert. Ada berbagai opsi saat Anda akan memasukkan objek. Klik tombol Picture untuk memasukkan gambar dari berkas di komputer Anda. Anda juga bisa mengeklik tombol Photo Album untuk memasukkan seluruh album foto ke salindia.
    • Gunakan tombol Charts untuk memasukkan bagan yang mudah dibaca dan memudahkan penonton mengerti data Anda. Setelah Anda memilih jenis bagan, Excel akan terbuka dan memungkinkan Anda memasukkan data atau menyalin dari tabel yang sudah ada.
    • Gunakan tombol Shapes untuk memasukkan bentuk yang sudah tersedia atau membuat bentuk sendiri. Anda bisa menggunakannya untuk menekankan bagian penting dalam teks atau membuat panah serta indikator grafis lainnya.
    • Hindari memasukkan terlalu banyak gambar pada presentasi. Jika presentasi terlihat terlalu ramai, penonton akan kesulitan memahami informasi tertulisnya.
  4. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 9
    4
    Tambahkan tautan. Anda dapat menambahkan tautan pada salindia Anda yang akan memungkinkan Anda mengakses alamat web atau surel dengan cepat. Hal ini akan berguna jika Anda menyebarkan presentasi Anda dan ingin pengguna dapat melihat laman web terkait atau mengirimi Anda surel.
    • Untuk menambahkan tautan, tempatkan kursor Anda pada sebuah kotak teks dan klik tombol Hyperlink pada tab Insert. Anda bisa menautkan berkas di komputer Anda, laman web, alamat surel, atau bahkan salindia lain pada presentasi Anda.
  5. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 10
    5
    Sematkan video. Anda dapat menambahkan berkas video pada salindia Anda. Hal ini akan berguna untuk laporan atau jenis video lain yang mungkin terkait presentasi Anda. Berkas video akan dimainkan saat salindia muncul.[1]
    • Klik tombol Video di tab Insert. Anda akan dapat menjelajah komputer Anda untuk memilih video.
    • Meskipun tidak secara langsung, Anda juga bisa menyematkan video YouTube. Bacalah panduan ini untuk mengetahui caranya.
    Iklan

Bagian 3 dari 3: Membuat Presentasi Mudah Diingat

  1. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 11
    1
    Perkecil jumlah salindia. Presentasi yang sangat panjang akan membosankan bagi penonton Anda, meskipun mereka terobsesi dengan subjek yang Anda bawakan. Salindia berlebihan dengan konten yang sedikit juga akan memperlama presentasi serta melelahkan penonton. Cobalah membuat presentasi Anda singkat dan ramah penonton, serta pastikan Anda menggunakan ruang kosong pada setiap salindia semaksimal mungkin.[2]
  2. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 12
    2
    Pilih ukuran fon (alias font) yang baik. Presentasi didesain untuk dibaca, tanpanya, Anda hanya berceramah. Pastikan penonton Anda dapat membaca dengan mudah apa yang Anda tulis. Fon berukuran 10 mungkin terlihat baik saat Anda duduk di hadapan komputer, namun saat diproyeksikan di layar, penonton akan maju ke depan dan kesulitan membaca.
    • Catatan lain, pastikan fon pilihan Anda mudah dibaca. Fon bergelombang dan berlebihan mungkin terlihat bagus, namun penonton tidak akan peduli jika mereka tidak bisa membacanya.
  3. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 13
    3
    Terapkan gaya yang konsisten dan lembut. Presentasi terbaik adalah presentasi yang memiliki gaya yang konsisten dan tegas. Gunakan sesedikit mungkin warna dan aksen gaya untuk membuat presentasi Anda menarik tanpa terlihat berlebihan. Saat Anda ragu, lihatlah templat untuk panduan.
  4. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 14
    4
    Periksalah kesalahan ejaan dan tata bahasa. Jika Anda salah mengeja suatu kata, Anda mungkin tidak menyadarinya, namun salah satu penonton Anda pasti menyadarinya. Kesalahan eja atau tata bahasa akan menurunkan kredibilitas Anda, bahkan di bawah sadar, jadi Anda mungkin ingin bekerja lebih keras untuk memastikan presentasi Anda ditulis dengan jelas dan benar.[3]
    • Mintalah seseorang menyunting presentasi Anda sebelum Anda menyajikannya. Orang lain akan lebih mungkin menemukan kesalahan daripada Anda sendiri.
  5. Gambar berjudul Use Microsoft Office PowerPoint Step 15
    5
    Berlatihlah! PowerPoint hanyalah sebagian dari presentasi Anda, dan bagian lainnya adalah Anda sendiri! Gunakan waktu Anda untuk berlatih poin-poin Anda dan berpindah salindia. Berlatihlah mengatur waktu dan pastikan setiap salindia mencerminkan poin yang Anda bicarakan dengan tepat. Buatlah catatan Anda atau hapalkan presentasi Anda; membaca salindia saat Anda melakukan presentasi adalah hal tabu. 
     
     

MEMPERMUDAH DALAM KERJA MS.EXCEL

FUNGSI DALAM EXCEL

Untuk menuliskan fungsi dalam suatu sel, pertama-tama, tekan '=' lalu tuliskan fungsi nya lalu tulis argumennya dengan diapit tanda kurung. Contoh :

=SUM( 16,14,1 0)          menjumlahkan angka 16, 14,dan 10
=SUM(A2,A3,A4)           menjumlahkan isi sel A2, A3, dan A4
=SUM(A2:A4)                menjumlahkan data dalam range A2 sampai A4
=SUM(A2/3,A2*5)          menjumlahkan isi sel A2 dibagi 3, dan A2 dikali 5
Menggunakan Fungsi
Sebagai contoh, buatlah lembar kerja sebagai berikut pada sheet2:
Untuk menghitung total unit, dapat digunakan fungsi dengan beberapa cara berikut :

1.    Penggunaan fungsi secara manual
a.     Pilih sel untuk menempatkan penghitungan, yaitu sel C I I.
b.    Ketik fungsi dan argument yang diinginkan, yaitu =SUM(C4:C9).
c.     T ekan ENTER.
2.    Memilih argumen fungsi melalui mouse
a.    Pilih sel untuk menempatkan penghitunganm yaitu sel C I I, ketikkan fungsi =SUM(
b.     Block sel yang akan dihitung, yaitu dari sel C4 hingga sel C9
c.    T ekan ENTER

3.    Pemakaian tool bar paste function
a.     Pilih sel untuk menempatkan penghitunganm yaitu sel C I I
b.    Klik tombol function wizard pada tool bar standard
c.     Pada pilihan select a category, pilih Math & Trig. Pad a kotak select a function, pilih fungsi SUM, lalu pilih OK.
d.    Selanjutnya, akan muncul kotak dialog berikut
e.    Pada isian Numberl, tentukan range data yang akan dijumlahkan, yaitu dari C4:C9(penentuan range ini lebih mudah dilakukan dengan menyorot sel C4 sampai C9 dengan mouse)
f.      Pilih OK



Fungsi-fungsi Dasar
Beberapa fungsi matematika yang sering digunakan :


Fungsi
Keterangan
ABS
Menghasilkan harga mutlak dari suatu bilangan.   à  ABS(number)
AVERAGE
Menghitung rata-rata dalam suatu range.   à AVERAGE(number1,number2,...)
COUNT
 Menghitung banyak data yang tidak kosong dalam suatu range (untuk data angka).   à COUNT(value1,value2,...)
INT
Membulatkan angka ke bawah ke bilangan bulat terdekat.   à INT(number)
MAX
Menghitung nilai terbesar dalam suatu range.  à MAX(number1,number2,...)
MIN
Menghitung nilai terkecil dalam suatu range.  à MIN(number1,number2,...)
MOD
Menghasilkan nilai sisa dari pembagian dua bilangan.  à MOD(number,divisor)
RANK
Menghasilkan posisi tingkatan dari bilangan tertentu dari sekumpulan bilangan.  à RANK(number,ref,order)
ROUND
Membulatkan suatu bilangan yang argumennya ditunjukkan oleh tempat desimal yang ditentukan.  à  ROUND(number,num_digits)
SQRT
Menghasilkan akar kuadrat positif dari suatu bilangan.  à SQRT(number)
STDEV
Meneari simpangan baku dalam range berdasarkan sample data.  à STDEV(number1,number2,...)
SUM
Menjumlahkan data dalam range.  à SUM(number1,number2, ...)
VAR
Meneari nilai variansi dalam range.  à VAR(number1,number2,...)

Beberapa fungsi teks yang sering digunakan
Fungsi
Keterangan
LEFT
Mengambil karakter mulai dari kiri sebanyak n karakter dari suatu teks  à LEFT(text,num_chars)
MID
Mengambil karakter mulai dari karakter ke m sebanyak n huruf. à MID(text,start_num,num_chars)
RIGHT
Mengambil karakter dari kanan sebanyak n huruf dari suatu teks. à RIGHT(text,num_chars)
UPPER
Mengubah karakter dalam teks menjadi huruf capital.  à UPPER(text)
LOWER
Mengubah karakter dalam teks menjadi huruf keeil.  à LOWER(text)
COUNTA
Menghitung banyak data yang tidak kosong dalam suatu range (untuk data teks). à COUNTA(value1,value2,...)

Fungsi Logika

Digunakan untuk melakukan penilaian apakah suatu pernyataan bernilai benar atau salah. Fungsi yang dapat digunakan adalah IF, OR, AND, dan NOT.


Bentuk umum :
IF(ekspresi logika, perintah jika benar, perintah jika salah)
Contoh: 

1 kondisi:
IF(NILAI>=60;"LULUS";"GAGAL")
artinya, jika NILAI >= 60, maka sel akan diisi "LULUS", jika tidak maka sel akan diisi "GAGAL". 

2 kondisi:
IF(NILAI<50;"GAGAL"; IF(NILAI<60;"PERBAIKAN";"LULUS"))
artinya jika NILAI <50, maka sel akan diisi teks "GAGAL" jika 50 <= NILAI <60, maka sel akan diisi teks "PERBAIKAN" jika NILAI>60, maka sel akan diisi teks "LULUS" 

Contoh fungsi logika di Excel:
Fungsi
Keterangan
IF
Memeriksa ekspresi logika dan memberikan nilai tertentu jika benar atau salah. à =IF(ekspresi logika,nilai benar, nilai salah)
OR
Menghasilkan nilai salah jika semua argumen salah. à =OR( ekspresi I, ekspresi 2, ... )
AND
Menghasilkan nilai benar jika semua argumen benar. à  =AND(ekspresi I, ekspresi 2, ... )
  Fungsi Tanggal Dan Waktu
Digunakan untuk memroses data berupa tanggal. Agar data tanggal dapat dilakukan penghitungan, maka setiap tanggal harus diwakili dengan angka, di Excel disebut sebagai angka seri tanggal yang dimulai dari I Januari 1900 (Windows) atau I Januari 1904 (Macintosh) sebagai dasar penghitungan.


Jenis fungsi tanggal :


Fungsi
Keterangan
DATE
Menampilkan tanggal untuk penghitungan. =DA TE(tahun bu/an,tanggal)
TODAY
Menampilkan tanggal sistem yang ada di komputer. =TODAYO tanpa argumen
YEAR, MONTH, DAY
Menghasilkan nilai angka tahun, angka bulan, dan angka hari dari suatu tanggal. =YEAR(tanggal), MONTH(tanggal), DAY(tanggal)

DATEVALUE
Mengubah tanggal dalam data teks menjadi nilai seri tanggal. =DA TEVALUE(teks tanggal)
contoh DATEVALUE("2/23/2006'') = 38771
WEEKDAY
Menampilkan angka urutan hari dalam minggu. = WEEKDAY(tangga/)


Jenis fungsi Waktu  :


Fungsi
Keterangan
TIME
Menampilkan waktu. =TlMEljam, menit, detik)
NOW
Menampilkan tanggal dan waktu sistem yang ada di komputer = NOWO tanpa argumen
HOUR, MINUTE, SECOND
Menghasilkan nilai angka jam, angka menit, dan angka detik dari suatu data waktu, =HOUR(waktu), =MINUTE(waktu), =SECOND(waktu)
TIMEVALUE
Mengubah waktu dalam data teks menjadi nilai seri waktu. =T1MEVALUE(teks waktu)
contoh:
TIMEVALUE("OO:OO'') = 0
TIMEVALUE("06:00'') = 0.25
TIM EVALUE(" 12:00'') = 0.5


FUNGSI PEMBACAAN TABEL

Digunakan untuk membaca tabel yang disusunn secara horisontal (HLOOKUP) dan vertikal (VLOOKUP)
rumusnya :
HLOOKUP(sel kunci, range tabel acuan, no.indeks baris)
VLOOKUP(sel kunci, range tabel acuan, no.indeks kolom)

GRAFIK DALAM EXCEL

Membuat Grafik

1.     Grafik dapat ditampilkan dengan dua cara penempatan, yaitu ditempatkan bersama-sama dengan data laporan yang dibuat pada lembar kerja, atau dapat pula dibuat terpisah namun masih dalam buku kerja yang sama, sehingga grafik dapat dicetak secara terpisah
2.    Sebagai contoh, buatlah lembar kerja berikut pada sheets (untuk menambah sheet, klik kanan pada tab sheet di bawah workspace, kemudian pilih insert, lalu klik OK):
3.     Untuk membuat grafik pada lembar kerja, dilakukan dengan langkah
4.     Range yang akan dibuat grafiknya diblok, yaitu B6:G 14. Range data yang dipilih dapat berupa datanya saja atau bisa pula dengan mengikutsertakan judul baris dan kolomnya.
5.     Pilih tombol tool bar chart wizard untuk membuka kotak dialog chart wizard: chart type seperti gambar berikut
6.       Pilih jenis grafik yang diinginkan dari kotak daftar chart type dan pilih juga sub-type grafik dari chart sub-type.
7.       Klik tombol Next untuk membuka kotak dialog chart wizard: chart source data seperti pada gam bar XX :
Pada kotak isian Data range, tentukanlah range data yang akan dibuat grafiknya. Karena sudah di blok sebelumnya, maka secara otomatis rang tersebut sudah terisi
8.       Klik tombol Next> untuk menampilkan kotak dialog chart wizard: chart options seperti pada gambar XX
Judul grafik, dengan memilih tab Titles, isilah :
Chart title: ketikkan "Laporan Jumlah Pegawai"
Category (X) axis: ketik judul sumbu X "Golongan Pegawai"
Value (Y) axis: ketik judul sumbu Y "Orang"
·         Garis skala, degan mengklik tab Gridlines untuk menambahkan garis bantu skala untuk sumbu x atau sumbu y.
·         Tab Legend, untuk mengaktifkan keterangan grafik berikut lokasi penempatannya
·         Tab Data Labels, untuk menentukan jenis label yang diinginkan.
·         Tab Data Table, untukmenampilkan table lembar kerja ke dalam grafik.

9.       Klik tombol Next> untuk menampilkan dialog chart wizard: chart location seperti pada gam bar XX :
10.    Klik tombol Finish, chart langsung terbentuk seperti pada gambar XX